3 Bangunan Peninggalan Belanda di Kota Lama Semarang!

Sejarah panjang Indonesia menjadikannya negara yang mempesona saat ini. Belanda menjajah Indonesia dari tahun 1800-an hingga 1945, dan meninggalkan banyak warisan budaya di belakang, dalam bentuk bahasa, adat istiadat, dan bangunan. Dua nama arsitek Belanda yang terkenal pada masa Pemerintahan Kolonial Belanda adalah Herman Willem Daendels dan Stamford Raffles. Di masa penjajahan Belanda, Semarang digunakan untuk menghapus hutang budi karena VOC berhasil membantu Kartasura dan Semarang resmi menjadi milik VOC dan pemerintah Hindia Belanda. Gak heran kalau banyak bangunan peninggalan Belanda yang masih berdiri kokoh di Semarang. Kalau kamu sedang menginap di hotel murah di Semarang, sempatkan datang ke bangunan bersejarah di sekitar Kota Lama ini!

Kota Lama Semarang (Little Netherland

Gak perlu mahal-mahal ke Belanda, cukup bermodalkan tiket murah dan menginap di hotel murah di Semarang, kamu sudah bisa jalan-jalan ke Belanda, atau lebih tepatnya Little Netherland alias Kota Lama Semarang. Dereta bangunan tua peninggalan Belanda siap menyambutmu di sini. Di sekitar Kota Lama dibangun kanal-kanal air yang sampai sekarang masih bisa kamu nikmati, tapi agak sedikit gak terawat gitu, deh. Kalau kamu berkunjung ke sini, kamu seakan kembali ke masa kolonial, coba berkeliling di Kota Lama, kamu akan berada di miniatur Belanda di Semarang.

Gereja Blenduk

Masih di dalam wilayah Kota Lama Semarang, Gereja Blenduk merupakan gereja tertua di Jawa Tengah, gereja Protestan ini dibangun pada tahun 1753 dan sampai saat ini tetap menjadi landmark Kota Lama Semarang. Kubah perunggu yang megah tidak dapat dilewatkan, bahkan nama blenduk berarti ‘kubah’ dalam dialek lokal. Sebenarnya, gereja ini awalnya bernama Nederlandsch Indiche Kerk, berhubung masyarakat sekitar lidahnya susah untuk melafalkannya, maka digantilah menjadi Gereja Blenduk. Kemegahan bangunan bergaya Eropa sangat terpancar di gereja ini dengan serambi yang menakjubkan, kaca patri, dan eksterior serba putih yang elegan.

Stasiun Semarang Tawang

Kalau kamu sering liburan ke Semarang menggunakan kereta api, pasti paham dengan stasiun ini, yaps! Stasiun Semarang Tawang! Didirikan oleh perusahaan kereta api swasta Nederlansch Indische Spoorweg Maatschappij (NISM) dan dirancang oleh arsitek Sloth Blauwboer. Stasiun ini pernah menyelenggarakan perjalanan kereta api luar biasa (KLB) sebanyak dua kali, salah satunya saat kedatangan Presiden Soekarno disertai Sekneg Gafar Pringgodigdo di Stasiun Tawang untuk perundingan gencatan ‘Pertempuran Lima Hari Semarang’.

Jembatan Berok

Jembatan Berok ini merupakan pintu gerbang menuju kawasan Kota Lama Semarang. Nama sebenarnya, sih Burg yang berarti ‘jembatan’, tapi berhubung lagi-lagi karena kesulitan melafalkannya, maka digantilah menjadi Berok. Dulunya, jembatan ini berfungsi untuk menghubungkan Kota Lama (Oude Stad) dengan bagian kota lain. Tapi semenjak dibongkar, jembatan ini dibiarkan begitu saja, semua orang bebas lewat kapanpun.

Cari hotel murah di Semarang yang dekat dengan Kota Lama Semarang biar kamu bebas menjelajahi lokasi bersejarah tersebut. Mau menginap murah dan penuh sejarah? #gampang! Menginap di Mister Aladin aja!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top